.jpg)
Ada begitu banyak tempat bersejarah yang
ada diseluruh dunia. Tempat-tempat bersejarah tersebut memiliki kisah
masing-masing yang cukup menarik. Selain itu beberapa tempat bersejarah juga
memiliki bangunan bersejarah unik yang masih ada hingga sekarang. Seringkali, karena
daya tariknya, tempat tersebut menjadi destinasi wisata. Namun, ada juga
beberapa tempat bersejarah yang masih kental akan kepercayaan dan budayanya
yang masih dipercaya masyarakat sekitar. Contohnya seperti sumur wasiat yang
terletak di kota Cirebon daerah Talun.
Sumur Wasiat adalah tempat bersejarah pertama yang ada di Indonesia. Sumur tersebut sudah ada sejak zaman leluhur Cirebon Ki Danusela atau pangeran Walangsungsang pada tahun 1415 masehi. Sumur wasiat juga menjadi saksi bisu penyebaran Islam di Pantura Cirebon. Sumur ini di dirikan oleh Sangyang yang memiliki julukan Ki Gede Alang-alang dan pangeran Antas Angin. Sangyang memiliki seorang istri yang bernama Wawarsi anak dari mbah Kuwu Sangkan.
Sumur ini sudah ada dan sudah terbentuk
sebelum Sangyang menemuinya, peran Sangyang hanya membuat sumur itu lebih dalam
dan menjadikannya sebuah kepercayaan. Karena itulah masyarakat sekitar menjadi
turut serta percaya pada sumur sumur wasiat. Banyak masyarakat sekitar yang
mengambil air dari sumur untuk melaksanakan upacara sakral serta budaya-budaya
masyarakat jawa lainnya seperti,mudun lema, tujuh bulanan perempuan yang sedang
mengandung dan lainnya. Bahkan ada sampai mempercayakan jodohnya pada air sumur
wasiat dan ada juga yang menggunakan air tersebut untuk kenaikan pangkat.
Pada awalnya, sumur ini hanya ada tiga yang diberi nama Srilungan Dunia, yang dimana kata “DUNIA” memiliki makna dunia/bumi yang ditinggali manusia. Karena makna yang terkandung tersebut membuat sumur wasiat ramai dijumpai orang-orang. Lalu setelah beberapa tahun kemudian masyarakat setempat membuat dua sumur lagi yang memiliki nama Srilungan Dunia Patri ( dibunuh mati ). Dan karena nama dua sumur yang baru itu memiliki makna yang kurang baik menjadikannya sumur tersebut kurang banyak pengunjung bahkan hampir tidak ada lagi orang yang datang untuk mengambil air. Dan setelah tempat dimana sumur itu berada diperbaiki, sumur itu pun dikenal banyak orang dengan sebutan ‘’sumur wasiat’’ yang memiliki arti sumur yang dijaga.*
* Tulisan siswa X 6 SMA N 5 Cirebon

Tidak ada komentar:
Posting Komentar