Kamis, 10 November 2022

BATIK TRUSMI

 

C:\Users\user\Downloads\WhatsApp Image 2022-11-07 at 13.38.49.jpeg

Batik Trusmi Cirebon sudah ada sejak abad ke 14 batik trusmi ini lahir di sebuah daerah yang terdapat banyak tumbuh tumbuhan kemudian warga setempat menebang tumbuhan tersebut setelah di tinggal sebentar tumbuhan tersebut tumbuh kembali berawal fenomena ini daerah tersebut di namakan Trusmi yang artinya’terus bersemi’.

Awal mula batik Trusmi berasal dari Ki Buyut Trusmi, beliau merupakan anak pertama dari raja Pajajaran atau yang di kenal dengan Prabu Siliwangi. Ki Buyut Trusmi bersama dengan Sunan Gunung Jati menyebarkan agama Islam, khususnya pada kawasan Trusmi. Selain mengajarkan agama, mereka juga mengajari keterampilan membatik kepada penduduk setempat 

Asal mula batik Trusmi ada tokoh terkenal yaitu sang Sultan Kraton beliau meminta warga Trusmi agar membuatkannya batik yang sama persis seperti yang diinginkan tanpa memberikan contoh. Warga hanya di perbolehkan melihat motifnya. Saat hari itu tiba warga trusmi kembali datang dengan membawa batik yang telah mereka buat wargapun meminta batik asli untuk mencocokkan gambar mereka, ketika sultan akan menilai gambar warga beliau dibuat kebingungan karena gambarnya sama persis seperti aslinya sehingga warga Trusmi mendapat pengakuan akan kemmpuan  membatik  dan kualitas batiknya.



        Ciri khas batik Trusmi Cirebon secara umum dibagi menjadi 2 motif baik dari darat maupun laut yaitu yang pertama motif Keraton, di ambil dari ornamen-ornamen Keraton. Kedua motif pesisiran yang menampilkan flora dan founa. Saat ini bukan hanya warga Trusmi saja yang membuat batik tapi warga daerah sekitar Trusmi, seperti desa Gamel, Kaliwulu, Wotgali, dan Kali Tengah ikut berkontribusi dalam membuat batik Trusmi



        Motif mega mendung, perpaduan gaya Islam dan Tiongkok salah satu motif batik Cirebon yang paling khas sekaligus menjadi lambang kota tersebut. Konon motif ini awal nya di ciptakan oleh pengusaha Belanda di Cirebon pada masa Hindia Belanda dahulu.*


* Tulisan siswa X 6 SMA N 5 Cirebon


Tidak ada komentar:

Posting Komentar