Muhamad Isa Dawud
Mengabadikan dalam sebuah
buku. Dalam percakapan tersebut beliau mencoba mengorek-ngorek keterangan
darinya berupa misteri-misteri besar dikalangan manusia yang salah satunya
adalah tentang kebohongan yang sudah berhasil ditanamkan oleh bangsa Syetan
pada kalbu umat manusia bahwa roh orang yang meninggal terkadang bergantayangan
di dunia (menentang faham ‘hari pembalasan kubur’). Yang lainnya, yang akan
dibahas disini adalah menguak misteri apakah / siapakah sebenarnya UFO
(Unidentified Flying Object) yang dianggap makhluk luar angkasa mendatangi
bumi. Sedangkan sampai sekarangpun belum ada teori pasti dari para ahli bahwa
memang terdapat planet di jagad raya ini yang dihuni oleh makhluk lain selain
manusia. Hal inipun telah menjadi salah satu project khusus FBI, CIA maupun
NASA yang hingga kini hasilnya masih berupa asumsi dan teori-teori sementara
saja tentang siapa sebenarnya makhluk UFO itu. Juga akan diurai keterangan
darinya tentang apakah sebenarnya misteri yang tersimpan di kawasan Segitiga
Bermuda yang telah menghilangkan beberapa kapal maupun pesawat. Hingga kini
kawasan tersebut menjadi momok dikalangan manusia untuk melewatinya. Sekelumit
Tentang Jin Muslim Tersebut Jin muslim yang berdialog dengan penulis tersebut
berasal dari Bombay, India. Sebelumnya dia adalah pemeluk agama lain. Berumur
180 tahun menurut pengakuannya. Menurut kabarnya setelah dia masuk Islam,
diikuti pula oleh sekitar sepuluh ribu Jin, yang merupakan pengawal-pengawal
dan pendampingnya. Jin tersebut adalah pemimpin besar, punya pengaruh dan
wibawa dikalangannya, di Bombay. Dengan usaha yang menghabiskan tenaga, waktu
dan biaya yang tidak sedikit, penulis akhirnya berhasil mengundangnya melalui
tubuh seorang laki-laki untuk akhirnya melakukan percakapan dengannya yang
berhasil direkam dan diabadikan dalam sebuah buku. Masih Adakah Iblis Pada
Zaman Ini? (Sebagian kutipan terjemah dari buku tersebut) Kita semua mengetahui
siapakah makhluk yang menyebabkan kakeng moyang kita Nabi Adam AS dan istrinya
Hawa diusir dari syurga oleh Allah SWT. 3.Adalah suatu yang baru sama sekali
bagi dunia ini, dengan izin Allah, berisi banyak temuan-temuan baru yang
mengejutkan, sekaligus merupakan jawaban bagi berbagai persoalan yang selama
membingungkan para sarjana dan cendikiawan dunia, sekalipun sangat sulit
menundukkan hal itu dalam penelitian ilmiah. Akan tetapi semuanya itu adalah
kebenaran semata, dan kebenaran itu pulalah yang ingin penulis sodorkan kepada
dunia Islam khususnya dan dunia umat manusia secara keseluruhan, lebih
khususnya lagi kepada para peneliti yang ingin menemukan jawaban bagi
persoalan-persoalan yang membingungkan itu. Dengan itu penulis berharap semoga
mereka terbebas dari kebingungan dan tidak lagi menghabiskan jutaan dollar. Sekedar
untuk melakukan pemotretan melalui satelit dan menghancurkan tempat-tempat
yang penuh misteri. Hendaknya tidak ada seorang pun diantara pembaca yang
beranggapan bahwa penulis menyodorkan hadiah ilmiah ini dengan mudah. Sebab
penulispun telah menghabiskan dana yang cukup besar, semaksimal yang dapat
disediakan untuk menghadirkan Jin Muslim yang selalu menjauhkan diri dari saya
selama masa persembunyiannya. Penulispun harus memeras keringat dan otak dalam
berbagai diskusi saya dengannya, karena dia tidak bersedia memenuhi undangan
saya. Dia betul-betul takut akan usaha pembunuhan terhadap dirinya yang
dilakukan oleh Iblis dan pengikut-pengikutnya. Karenanya, terkadang dia
berpura-pura tertidur, sebagai siasat menghindarkan diri dari kepungan
musuh-musuhnnya. Akhirnya, keyakinan dan kepercayaan saya kepada Allah jugalah
yang bisa meyakinkan dirinya untuk menemui saya. Saya juga harus mengajarkan
kepadanya akidah, seraya menegaskan bahwa barangsiapa takut kepada Allah, maka
Allah akan menjadikan segala sesuatu takut padanya. Sedangkan orang yang tidak
takut kepada Allah, maka Allahpun akan menjadikan dirinya takut kepada segala
sesuatu. Saya yakinkan pula kepadanya bahwa tipu muslihat setan tidak ada
artinya dalam nisbatnya dengan seorang muslim yang beriman kepada Allah, baik
dia Jin maupun manusia.
Lantas, secara tiba-tiba terjadilah dialog
berikut ini: (huruf ‘J’ adalah Jin. Sedangkan ‘P’ adalah untuk Penulis)
P: “Pernahkah engkau
melihat Iblis?” Tanya saya
J: “Pernah, sekali ketika
saya masih kecil, dan beberapa kali ketika saya sudah remaja dan sebelum saya
memeluk agama Islam.”
P: “Untuk apa engkau
menghadap Iblis, padahal saat itu engkau masih kecil?”
J: “Aku tidak pergi
menemuinya atas kemauanku sendiri. Tetapi ayahkulah yang mengajakku menemuinya,
agar dia (Iblis) memberikan berkahnya kepadaku.”
P: “Semoga Allah
mengutuknya, dan segala puji bagi Allah yang telah menganugerahi engaku dengan
masuk Islam.”
J: “Alhamdulillah,
alhamdulillah, aku telah masuk Islam…
P: “ Katakan padaku
bagaimana bentuknya”
J: “Bentuknya ya, seperti
jin yang telah aku katakan kepadamu. Akan tetapi Allah memberikan kutukan
kepadanya dan kepada keturunanya dengan rupa yang buruk, sekalipun dia bias
menjelma dalam bentuk apa saja. Dia memiliki ekor sangat pendek, sekitar 4-6 cm
atau lebih sedikit.
P: “Apakah ekornya
tersebut secara umum dimiliki oleh semua jin, atau hanya pada Iblis dan anak
cucunya saja?”
J: “Alhamdulillah, hanya
iblis dan anak cucu setannya saja yang memiliki ekor seperti itu. Sepertinya
mereka itu makhluk istimewa. Sedangkan jin, sama sekali tidak punya ekor
seperti yang kalian bayangkan. Ekor setan tidaklah sepanjang ekor kucing
atau binatang lainnya, sebagaimana yang selama ini digambarkan oleh manusia.”
P: “Seberapa tingginya?
Apakah dia betul-betul tinggi-besar, sebagaimana yang dibayangkan sementara
orang selama ini, ataukah biasa-biasa saja?”
J: “Dibandingkan dengan
manusia, tingginya sekitar satu lengan, Ya, sekitar 140 hingga 160 cm. Akan
tetapi dia bisa menjelmakan dirinya dalam bentuk yang lebih tinggi dan besar,
sampai sepuluh meter…”
P: “Apakah dia mempunyai
rumah atau istana?”
J: “Istana yang sangat
besar sekali, dengan jutaan pelayan, jutaan pengawal, dan jutaan setan,
disamping istana-istana lain di banyak tempat. Demikian pula halnya dengan para
penguasa yang ditempatkan diberbagai pusat pemerintahannya yang sangat luas
itu.”
P: “Dia juga punya
singgasana bukan?”
J: “Ya, ya,” Jawabnya agak
terkejut.
P: “Singgasananya diatas
air, tepatnya dilautan, betul kah?” (Lagi-lagi jin muslim sahabat saya itu
terheran-heran, bahkan tampak mulai ketakutan). Karena itu saya melanjutkan
perkataan saya:
P: “Engkau adalah jin
muslim, wahai saudaraku, dan seorang muslim hanya takut kepada Allah. Terhadap
seorang muslim, setan tidak 5 menemukan jalan untuk mengganggunya, selama dia
taat kepada Allah. Saya pikir kaupun demikian.”
J: “Ya, memang benar
demikian, alhamdulillah, saya telah berhasil menghafal Al-qur’an dalam empat
bulan.
P: “kalau begitu, mengapa
mesti takut kepada Iblis dan pasukannya? Dengan perlindungan Allah, engkau jauh
lebih kuat ketimbang mereka…”
J: “Ya, ya, Memang benar.
Semoga Allah membalas kebaikanmu karena telah mengajariku yang seperti ini.
Sekarang saya semakin mantap dan yakin…”
P: “Suatu hari, aku pernah
membaca riwayat tentang para pengikut Dzulqarnain, yang saya duga adalah
Macedonia dan bukan yang disebutkan dalam Al-qur’an bahwa sekali waktu, dalam
perjalanan mereka, mereka sampai disuatu tempat yang banyak airnya, dan
tampaklah suatu pulau di kejauhan. Mereka melihat suatu umat yang berkepala anjing,
taringnya keluar dari mulut mereka, persis nyala api. Para pengikut Dzulqarnain
segera keluar dan menyerang mereka. Di kejauhan, mereka melihat sinar yang
sangat terang, dan ternyata itu adalah sebuah istana yang terbuat dari Kristal.
Dzulqarnain bermaksud menaklukkan mereka dan masuk kedalam istana. Akan tetapi
Bahram, Sang Filosof, melarangnya dan memberitahu bahwa siapa yang masuk ke
istana itu pasti akan tertidur didalamnya dan tidak akan pernah dapat keluar
lagi, dan ditawan oleh orang-orang yang ada di dalam istana itu. Beberapa orang
pernah masuk ke istana yang isinya tidak diketahui siapapun. Merekapun lalu
tertidur, tanpa pernah bangun lagi. Bukankah itu istana Iblis?”
J: “barangkali, ya,”
jawabnya, “tetapi barangkali pula bukan.”
P: “Maksudnya bagaimana?”
J: “Iblis mempunyai banyak
istana, dia pindah dari satu istana ke istana yang lain untuk mengatur
kerajaanya yang sangat besar. Anak perempuannya yang paling besar juga
mempunyai istana dan pengawal. Sedangkan anak-anaknya yang laki-laki memiliki
istana yang sangat besar, seperti yang dimiliki oleh para pejabat
pemerintahannya. Dari sanalah mereka mengendalikan seluruh aktivitas penyesatan
mereka terhadap umat manusia, dalam tujuan merealisasikan cita-cita Iblis yang
mereka anggap sebagai Tuhan mereka.”
P: “Bagus, lantas dimana
markas besar Iblis itu?” Sesudah ragu-ragu sejenak, jin sahabat saya itu
menjawab:
J: “Disana, dikedalaman
samudera, seperti yang diisyaratkan Allah dalam firmannya dalam Al-qur’an, Dua
lautan mengalir, dan kemudia bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak
dilampaui oleh masing-masing (Arrahman: 20-21)
P: “Bagus sobat, Apakah
yang kamu maksud adalah tempat pertemuan sungai dengan lautan, ataukah lautan
dengan lautan?” Dia terdiam, kemudian menjawab:
J: “Maksudku, ya, seperti
yang kau katakan itu.1”
P: “Tepatnya dimana?”
desak saya Dia terdiam dan berusaha menghindar. Sekali lagi saya mengajarkan
kepadanya keyakinan kepada Allah, sesudah itu saya melancarkan tembakantembakan
saya yang saya dasarkan atas berbagai penelitian saya. Sebagian diantaranya
akan saya kemukakan disini, dan sebagian lainnya akan saya tuturkan kemudian.
P: “Apakah markas besar
iblis itu terletak di Segitiga Bermuda (Bermuda Triangle)? Matanya tiba-tiba
terlihat sayu, lalu dia berpura-pura tidur. Dia tampak dalam kegelisahan yang
belum pernah saya lihat sebelumnya. Saya mendesaknya dengan berkata:
P: “Bukankah pasukan iblis
dan penjelmaannya dalam bentuk manusia, serta tokoh-tokohnya, baik dari
kalangan manusia dan jin, adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap
hilangnya pesawat-pesawat dan kapalkapal laut yang memasuki wilayah Segitiga
Bermuda,2 khususnya ketika 1 Dua ayat yang disebutkan oleh Jin Muslim itu
(Arrahman 18-20) menegaskan bahwa yang dimaksud adalah barzakh yang memisahkan
dua laut yang bertemu. Dalil untuk itu adalah firman Allah SWT yang dikemukakan
langsung sesudah kedua ayat tersebut, yakni Dari keduanya keluar mutiara dan
marjan (Arrahman :22) Kita tahu bahwa Mutiara dan Marjan hanya keluar dari
laut, dan bukan sungai. 2 Puluhan pesawat dan kapal laut dinyatakan hilang di
Segitiga Bermuda tanpa diketahui rimbanya sepanjang beberapa tahun. Sebagian
besar pesawatyang hilang adalah pesawat-pesawat kecil jenis tertentu. (beberapa
tahun lalu pesulap dunia David Copperfield telah berhasil menampakkan satu
kapal yang hilang di kawasan tersebut, namun setelah itu dilenyapkan kembali)
Kendati pesawat-pesawat itu hilang dalam suatu kecelakaan, tetapi tidak hilang
jejak. Dalam kasus hilangnya pesawat tersebut terdapat indicator Human Error,
kerusakan mesin, cuaca buruk, pilot dan nakhoda yang kurang cakap. Sementara
itu, lenyapnya pesawat-pesawat kecil di suatu kawasan yang demikian luas adalah
merupakan suatu yang sudah wajar-wajar saja. Dari rekaman percakapan yang
berhasil dilakukan sebelumnya, tetap terdapat hal-hal penting yang masih
misterius, yang kemudia di teliti tetapi dengan hasil yang tidak jelas. Pesawat
Star Tiger, tanpa sebab-sebab yang jelas dan tanpa mengirim sinyal-sinyal
apapun, tiba-tiba lenyap pada tanggal 30 Januari 1948, dalam perjalannya ke
Bermuda dengan 31 orang penumpang. Kapten pesawat (pilot) telah memastikan
bahwa sebentar lagi mereka akan mendarat secara wajar ditempat yang dituju.
Sementara itu pada tanggal 28 Desember 1948, sebuah pesawat jenis DC-3 dengan
35 penumpang terbang dari Purtorico, dan meninformasikan bahwa ia sedang berada
pada jarak 80 km dari selatan Miami, dan sesudah itu lenyap tak tentu rimbanya.
Pada tanggal 17 Januari 1949 pesawat Star Areal yang setipe dengan pesawat Star
Tiger sedang menuju tempat berangkatnya semula di Bermuda. Kapten pesawat
menginformasikan bahwa cuaca sangat bagus, dan ia akan segera sampai di Jamaica
sebentar lagi. Malangnya tujuan tersebut tidak tercapai, dan iapun raib begitu
saja. Barangkali yang lebih menarik daripada raibnya pesawat-pesawat tersebut
adalah justru selamatnya sebuah kapal laut, tetapi sangat jauh menyimpang dari
tujuannya semula. Mary Silhouet, nama kapal laut tersebut, ditemukan pada bulan
Desember 1972 sedang mengapung dalam keadaan kosong. Penumpangnya terdiri dari
sseorang pendeta dengan istri dan seorang anaknya, berikut 8 awak kapal.
Semuanya lenyap tanpa
jejak. 7 para pilot dan nakhodanya adalah orang-orang yang tidak mempunyai
“benteng” dalam menghadapi serangan setan? Kalaupun mereka selamat itu sangat
langka dan hanya merupakan pengecualian. Bukankah setan acap kali berpura-pura
menjadi orang yang selamat itu sekedar untuk membuat manusia lengah dari
ancaman mereka. Sampai-sampai ada diantara mereka menganggap bahwa kapal atau
pesawat mereka tersedot angin putting beliung.3 Kasus ini dipandang sebagai
kasus yang paling banyak menarik perhatian, terutama karena kapal tersebut
ditemukan tanpa perlengkapan komunikasi dan alat-alat penyelamat. Route yang
ditempuhnya adalah New York-Jenewa. Posisi terakhir yang sempat ditangkap
sebelum ia lenyap adalah 2 km sebelah barat Pulau Azore. Tetapi ketika Mary
Silhouet ditemukan, ia berada dekat Portugal, bukan disekitar Bermuda. Kendati
terdapat banyak teori yang dikemukakan orang untuk menginprestasikan kasus ini,
toh tidak seorangpun yang dapat mengungkap misteri ini. Kasus lain yang sempat
dicatat adalah peristiwa yang dialami oleh Kapal Carol Darling. Kapal ini
mendekati pantai Carolina Utara bulan Januari 1921, tanpa penumpang seorangpun
kecuali 2 ekor kucing. Sedangkan 12 awak kapalnya lenyap tanpa jejak. Demikian
pula seluruh peralatan penyelamatannya. Tidak ada seorangpun yang bisa
menjelaskan dengan baik mengapa awak kapal tersebut meninggalkan kapalnya
begitu saja. Seluruh mesin kapal masih berfungsi dengan baik, dan barang-barang
lainnya pun berada pada tempat semestinya. Yang sangat menarik dalam peristiwa
ini adalah bahwa, dikapal itu terdapat meja makan dengan sisa-sisa makanan yang
belum diangkat. Tampaknya sesuatu telah terjadi tibatiba. Yang lebih aneh dari
itu adalah lenyapnya Kapal Houwitz pada waktu dan tempat yang sama. Pemerintah
Amerika yakin selama beberapa bulan bahwa kedua kapal tersebut diserang para
pembajak. Sebab, diperoleh tanda-tanda tentang adanya orang-orang tak dikenal
yang masuk kedalam kapal tersebut. Pemerintah menyandarkan anggapannya pada
informasi yang diberikan oleh kapal lain yang sempat melihat Carol Darling dan
melihat adanya seseorang dengan kepala merah melambai-lambai tangannya pada
mereka. Tidak diketahui dengan pasti apakah orang itu merupakan salah seorang
awak kapal ataukah bukan. Para penumpang dikapal asing tersebut juga
menginformasikan telah melihat kapal lain didekat posisi carol Darling. Tetapi
mereka tidak tahu pasti apakah kapal tersebut Houwitz atau bukan. Peristiwa
Segitiga Bermuda lainnya yang sangat menarik adalah hilangnya Syklob pada bulan
Maret 1917, dalam kondisi yang betul-betul misterius. Surat-surat kabar
memberitakan bahwa ahli-ahli maritime tidak percaya bahwa kapal terbesar dalam
jajaran armada Amerika ini bisa raib begitu saja. 3 . Dari fenomena misterius
Segitiga Bermuda muncul berbagai cerita khayal. Sebagaimana halnya dengan
peristiwa-peristiwa yang dialami oleh kapal-kapal yang telah dipaparkan
terdahulu, maka gambarangambaran yang diberikan orang tentang Segitiga Bermuda
pun betul-betul misterius. Contoh untuk itu adalah peristiwa yang terjadi
kemudian. Yakni persitiwa yang terjadi sore hari tanggal 27 Februari 1935,
ketika penghuni hotel dipantai Dytona dan orang-orang yang sedang berjemur
dipantai itu dikejutkan oleh sebuah pesawat yang terbang rendah diatas mereka,
dan tiba-tiba menukik ke laut. Para penyelam dari tim SAR dikerahkan, tetapi
mereka tidak menemukan apapun. Akan tetapi orang-orang yang ada disitu
menegaskan bahwa mereka betul-betul menyaksikan pesawat yang jatuh di laut
tersebut. Akan tetapi pelacakan tetap tidak menunjukkan tanda-tanda adanya
pesawat yang jatuh. Pada musim gugur tahun 1967, tatkala kapal pesiar Queen
Elizabeth I berlayar menuju Nassau, dua orang petugas yang berada dianjungan
menyaksikan sebuah pesawat kecil yang secara diam-diam dan tiba-tiba menyambar
kearah mereka dan kemudian jatuh ke laut. Queen Elizabeth I mencoba mencari
pesawat yang jatuh itu,
tetapi tidak menemukan
tanda-tanda apapun (Ibid hlm 69-70) 8 Jin muslim sahabat saya itu terdiam .
dari raut wajahnya saya bisa menangkap bahwa dia terombang-ambing antara
mengiyakan dan meragukan pendapat saya. Kemudian dia berkata, “Sekali waktu
nanti, aku akan membeberkan kepadamu lebih dari itu…”
P: “Tidak, tetapi akulah
yang akan mengungkapkan kepada dunia, insya Allah, rahasia Segitiga Bermuda
yang penuh misteri itu. Engkau tahu bahwa aku banyak tahu tentang hal itu.”
J: “Persoalannya memang
seperti yang kau katakan itu.”
P: “Sebenarnya peristiwa
yang menimpa ekspedisi ke-194, berikut ekspedisi-ekspedisi selanjutnya, yang
telah membongkar adanya Segitiga Yang lebih menakjubkan lagi adalah upaya yang
dilakukan oleh para ahli dalam memecahkan misteri tersebut dengan mengemukakan
berbagai interprestasi khayali, sampai-sampai sebagian dari mereka ada yang
mengatakan bahwa Segitiga Bermuda adalah daerah elekromagnetik. Pandangan
seperti itu menginterprestasikan peristiwa-peristiwa tersebut sebagai ulangan
dari penampilan kembali peristiwaperistiwa yang dulu pernah terjadi diwilayah
tersebut karena adanya lorong waktu (Time Tunnel). Artinya, diwilayah tersebut
terdapat satu radius yang bisa mengulang peristiwa-peristiwa yang terjadi pada
masa lalu. Atau di Bermuda terdapat satu tempat yang bila dilalui akan terjadi
peralihan tempat dan waktu. Pesawat-pesawat dan kapal-kapal laut, berikut
penumpang-penumpangnya masih tetap hidup, tetapi berada di tempat dan waktu
yang lain. Pandangan seperti itu juga dikemukakan oleh para ahli, dan yang
paling terkenal adalah Ivan Sanderson. 4 Di wilayah yang disebut dengan
Segitiga Bermuda ini, yang untuk masa-masa terkemudian dijuluki dengan Kuburan
Atlantik, terdapat kisah ganjil yang sangat mengerikan, yang merupakan
malapetaka yang menimpa ekspedisi yang dilakukan oleh Skuadron ke-19 Amerika,
yang kalau tidak karena peristiwa tersebut, Segitiga Bermuda pasti tidak akan
terkenal seluruh dunia dan tidak akan menjadi project investigasi khusus FBI
dan CIA. Pada Kamis Januari 1945 lima pesawat tempur jenis TTB30 Finger
bertolak dari pangkalannya di Port Louderdile di wilayah Florida, Amerika
serikat. Kelima pesawat tersebut terbang dalam misi rutin penyelamatan
kapal-kapal yang mengarungi lautan. Ketika jam menunjukkan pukul 15:15 petang,
misi tersebut selesai dilaksanakan. Saat itu komandan ekspedisi Ltn Udara
Charles Tylor, memberi komando untuk kembali ke pangkalan, sesudah berhasil
melaksanakan tugas dengan baik. Kelima pesawat itupun segera bergerak ke
pangkalan. Tiba-tiba dan tanpa diduga datang peringatan pertama terjadinya
bahaya. Menara pengawas di Port Louderdile menerima kawat dari komando
ekspedisi ke-19 Letnan Udara Tylor yang membuat kaget Komander Wersink yang
bertanggung jawab dimenara pengawas. Teks kawat tersebut berbunyi, “Disini
Letnan Charles Tylor, Komandan ekspedisi ke-19, apa bisa ditangkap…? Mohon
dijawab…Kami kehilangan petunjuk untuk kembali… kami tersesat… Saya tidak dapat
melihat daratan! Saya tidak tahu arah barat… semua yang ada disekitar saya
kacau… Aneh… bahkan wilayah tempat saya berada sekarang nyaris tidak saya
kenal… tampaknya… tampaknya… Tiba-tiba suara terputus dan kawatpun tidak ada
lanjutannya. Suasana hening dan mencekam. Sedangkan petugas yang berada
dimenara pengawas Komander Wersink mengalami ketegangan luar biasa. Menitmenit
sesudah dia menerima kawat itu, adalah saat-saat yang sangat berat baginya.
Sebelum hilang ketegangan yang mencekam dirinya, dia segera melakukan kontak
dengan komandan ekspedisi ke-19. Akhirnya jawaban diterima: “Saya tidak tahu
dimana saya berada. Sepertinya saya tersesat Bisa didengar? Mohon dijawab…”
lagi-lagi hubungan terputus. Segera Komander Wersink mengerahkan Tim SAR yang
berada di bawah komandonya,
dan memerintahkan agar
secepatnya menyelamatkan ekspedisi ke-19. Dengan kecepatan penuh, berangkatlah
pesawat tempur AL dengan membawa 13 personil yang sangat berpengalaman dalam
tugas-tugas penyelamatan, untuk menyelamatkan ekspedisi tersebut. Ketika tim
SAR itu sampai ditempat yang dituju, terjadilah peristiwa yang sama sekali
tidak pernah diduga. Bahkan tidak 9 Bermuda, bukanlah ekspedisi-ekspedisi yang
pertama kali mengalami nasib malang ditempat yang misterius itu.5 akan bisa
dibayangkan oleh siapapun. Sebab ketika berada pada saat-saat yang demikian
kritis itu, tiba-tiba tim SAR itu lenyap dibalik kabut misterius tanpa
meninggalkan jejak sedikitpun, kecuali laut yang membisu, dan berakhir semuanya
hingga disitu. Sekuadron yang terdiri dari lima pesawat tempur dengan 14
awaknya, lenyap begitu saja, disusul oleh Tim SAR yang terdiri dari 13 personil
yang sangat berpengalaman dalam tugas-tugas penyelamatan seperti itu. Salah
seorang penerbang yang saat itu melakukan pengawalan dari jarak yang agak dekat
dengan tempat kejadian menegaskan bahwa alat pencatat berita yang ada
dipesawatnya juga menangkap kawat sejenis yang dikirimkan oleh Letnan Charles
Tylor ke pangkalan Forest Louderdile yang berbunyi sebagai berikut: “Disini
Letnan Charles Tylor… Komandan Skuadron ke-19 Bisa didengar? Minta dijawab!
Sekarang saya tahu dimana saya berada… Akhirnya saya tahu dimana posisi saya!
Saya berada di ketinggian tidak kurang dari 2300 kaki. Tetapi ada sesuatu yang
tidak wajar, Tidak, tetapi yang saya lihat adalah mustahil merupakan sesuatu
yang wajar! Bisa didengar? Minta Dijawab! Segala sesuatu didepan saya beregrak kearah
saya dan menghalangi saya. Saya bergerak dengan sendirinya… Dapat didengar?
Minta dijawab! Kecepatan 100 mil. Seluruh kompas berjalan seakan-akan
dikendalikan sesuatu. Masing-masing menunjukkan arah yang berbeda-beda Dapat
didengar? Minta dijawab…” Pesan lain yang bisa ditangkap dilayar radar di
pangkalan Louderdile menunjukkan suara Tylor yang ditujukan kepada tim SAR,
“Jangan mengikuti saya… Sedapat mungkin jangan mengikuti saya… Jangan
mendekat…” Dalam pesan yang lain suara Tylor mengatakan , “berakhir sudah…
jangan mendekati kami… jangan mendekat… Tidak ada gunanya sama sekali! Mereka
adalah pendatang dari luar angkasa! Mereka… Mereka adalah penghuni planet lain!
Begitulah yang saya lihat… Saya ulangi… Semuanya sudah berakhir… Bisa didengar?
Minta dijawab! Semuanya sudah berakhir!” 5 Vincent Cadys, seorang spesialis
peristiwa-peristiwa misterius kelautan, dan sekaligus orang pertama yang
menggunakan sebutan Segitiga Bermuda, mengatakan bahwa daerah ini (Segitiga
Bermuda) adalah daerah yang sangat berbahaya bagi pelayaran dan penerbangan.
Daerah inilah yang bertanggung jawab bagi hilangnya tidak kurang dari 100
pesawat dan kapal laut, yang korbannya mencapai lebih dari 1000 orang. Sebagian
besar peristiwa misterius tersebut terjadi pada tahun 1945. Dalam semua
peristiwa itu baik pesawat maupun kapal laut betul-betul hilang tanpa jejak,
dan tidak meninggalkan korban sebagaimana yang terjadi, misalnya, pada kapal
yang dihantam ombak atau pesawat jatuh, yang kemudian memperlihatkan
mayat-mayat mengapung. Ketika terjadi peristiwa seperti itu, anehnya laut dalam
keadaaan tenang dan cuacapun sangat baik. Sementara itu, Charles Berlins,
penulis buku Bermuda Triangle memaparkan secara panjang lebar dalam bukunya
yang terakhir, Without a Trace, tentang hilangnya berbagai pesawat dan kapal,
yangdimulai dari kapal Prancis Rousalie yang melewati daerah ini pada tahun
1940. Mesinnya tetap baik dan muatannya pun tidak terusik. Tetapi kapal itu
kosong (tidak berpenumpang maupun berawak), dan berakhir dengan raibnya kapal
barang besar milik Amerika Serikat. Anita, dengan muatan 20.000 ton, pada
tanggal 23 Maret 1973. Sebelum itu yakni pada tahun 1972 hilang pula diwilayah
tersebut seorang bernama Hary Silatszcky.
Nasib yang sama dialami
pula oleh sebuah kapal Belanda, Herminea, yang ditemukan oleh seorang pengawal
pantai yang sedang berlayar didekat kapal tersebut. Herminea berlayar seakan
tanpa tujuan didekat pantai selatan Inggris pada tahun 1949. Kapal ini
ditemukan tanpa layar, yang membuktikan bahwa ia bekas dihantam badai. Akan
tetapi ketika pengawal pantai tersebut naik ke kapal itu, ternyata dia tidak
menemukan seorang penumpangpun. Tampaknya seluruh penumpang telah meninggalkan
kapal layar itu. Yang aneh adalah bahwa kapal tersebut mempunyai pelampung yang
masih tersimpan rapi. Akan tetapi disitu tidak ada tanda-tanda bahwa kapal
layar ini pernah mengalami gangguan. Semua barang tersusun rapi ditempatnya,
tetapi tanpa penumpang dan awak kapal. Terdapat pula peristiwa yang jauh lebih
misterius yang berkaitan dengan kapal Inggris Ilian Austin. Pada musim semi
tahun 1881 kapal ini mengarungi samudra dalam perjalanannya menuju pelabuhan
San Juan di 10 J: “Memang masalah ini sudah terjadi sejak lama sekali,
sampai-sampai para nelayan takut memasuki wilayah tersebut. Yang sangat
ditakutkan adalah bahwa orang yang meneliti tempat itu akan mereka tangkap,
manakala dia berani memasuki wilayah tersebut tanpa izin.
P: “Apakah izin tersebut
bisa diperoleh dengan membakar kemenyan?” Tanya saya
J: “Ya, kadang-kadang…”
jawabnya
P: “Bagaimana caranya?”
Tanya saya heran
J: “Sebagian dari mereka
melakukan jual beli dengan Iblis, dan mengatakan, “kami berlindung kepada
penguasa tempat ini dari segala mara-bahaya’. Persis seperti yang pernah
dilakukan orang-orang saat mereka akan melalui padang pasir dan tempat-tempat
yang dianggap angker. Atau, kapal dan pesawat yang melalui wilayah itu membawa
paranormal yang mempunyai perjanjian dengan setan. Kalau tidak demikian, maka
kemungkinan besar pesawat dan kapal tersebut, berikut para penumpangnya, akan
mereka tangkap. Kadang mereka cukup menangkap para penumpangnya saja, untuk
mereka jadikan bahan penelitian di kerajaan Iblis, atau dijadikan korban kepada
Iblis yang memang sangat gembira melihat kematian manusia, khususnya kalau di akhir
hidup mereka tidak berada dalam Islam. Pengorbanan itu lazimnya dilaksanakan
dihari-hari besar Iblis.
P: “Akan tetapi, mengapa
mesti merampas pula pesawat dan kapal-kapal itu?” Tanya saya kurang mengerti
J: “Kapal-kapal dan
pesawat-pesawat itu ditempatkan ditempat tertentu, ditutup dengan sinar
tertentu hingga kasat mata, atau dikelilingi oleh ribuan setan, persis sihir
yang membawa seorang prajurit yang tiba-tiba melemparkannya di depanmu, dan
engkau tidak akan bisa melihatnya sebelum mereka meninggalkan tempat itu.”
P: “Saya tahu bahwa engkau
tidak mau menyampaikan hal itu kepadaku selengkapnya.”
J: “Saya tidak akan
mengatakan lebih dari itu,” jawabnya
P: “Akupun tidak akan
memberitahumu apa yang telah kuketahui. Akan tetapi aku akan menyampaikan kepada
dunia berbagai penemuanku yang telah menghabiskan biaya lebih dari 10.000
dollar.”
J: “Apa itu?” tanyanya
penuh perhatian New Finland. Ketika sedang menganrungi lautan. Dan masih banyak
lagi hal-hal misterius lainnya yang berhubungan baik mengenai misteri Segitiga
Bermuda maupun makhluk luar angkasa, yang bersumber dari ratusan saksi mata.
P: “Engkau tau sesuatu,
dan akupun tau sesuatu pula. Pada waktunya nanti kita akan membeberkan
semuanya.” Kendaraan Setan dan Kapal Cahaya, dan Bukan mahluk Luar Angkasa
(Alien) Saya bertanya kepadanya, “Bagaimana pendapatmu tentang orang yang
mengatakan adanya kapal cahaya yang sering kali muncul di lautan, dan ia ikut
terlibat dalam “pembajakan” kapal-kapal yang hilang itu?”
J: “Apa yang kau
maksudkan?”
P: “Mereka mengatakan
bahwa ada makhluk luar angkasa, dan merekalah yang melakukan
perbuatan-perbuatan yang mencelakakan itu, dalam arti bahwa Segitiga Bermuda
itu merupakan pusat penelitian makhluk-makhluk cerdas dari planet lain.
Bagaimana pendapatmu tentang itu?”
J; “Bukan, bukan mereka.
Sebab sekalipun aku telah melakukan penerbangan lebih dari seratus kali ke
berbagai penjuru ruang angkasa, aku belum pernah melihat makhluk-makhluk luar
angkasa. Sedangkan Segitiga Bermuda, sebagian rahasianya sudah aku sampaikan
kepadamu.”
P: “Jadi, engkau memang
punya informasi lebih dari yang engkau katakan kepadaku, betul kan?”
J: “Tentu saja, tetapi itu
rahasia.”
P: “Apakah juga merupakan
rahasia untukku, sesudah kita melakukan perjanjian selama ini? Kalau begitu,
mari kita lakukan perjanjian persahabatan atas nama Allah.”
J: “Aku bersumpah atas
nama Allah yang Maha Agung, bahwa aku betulbetul menyukaimu berdasarkan agama
Allah. Aku tidak pernah berada dirumah seorang manusia begitu lama seperti aku
berada dirumahmu sekarang.
P: “Akupun menyukaimu
dalam cinta sebagaimana yang dikehendaki Allah.” Makhluk Cerdas Selain Jin,
Manusia dan Malaikat Saya berkata kepada Jin Muslim tersebut, “Tetapi
bagaimanapun saya yakin akan adanya makhluk cerdas lain selain manusia, jin dan
malaikat. Tetapi mereka berada di planet lain yang bukan planet bumi kita ini.”
J: “Tidak ada salahnya,
Allah Maha tau tentang itu. Akan tetapi apa dalilmu?” Katanya balik
bertanya P: “Dalil rasional yang ada
dalam pikiranku, dan dalil Al-qur’an yang aku ketahui.”
J: “Coba, ajarkan kepadaku
apa yang telah diajarkan Allah kepadamu.”
P: “Tentang mereka itu,
Allah SWT berfirman, Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan bumi seperti
itu pula. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah
Maha kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-nya benar-benar
meliputi segala sesuatu. (Atthalaq 12)
J: “Apakah menurutmu bumi
ini juga tujuh?”
P: “dari penegasan ayat
tersebut, memang begitu.”
J: “Juga ada makhluknya
seperti kita?”
P: “Apakah yang seperti
itu sulit bagi Allah untuk menciptakannya, sedangkan Allah SWT telah berfirman,
Sesungguhnya urusanNya adalah, jika Allah menghendaki sesuatu, maka jadilah ia.
Masih ada pula dalil rasional.”
J: “Apa itu.” Tanyanya
P: “ Tidakkah masuk akal
bahwa seorang arsitek yang membangun Empire Building yang berlantai 102, yang
katanya merupakan bangunan paling tinggi didunia itu, hanya sanggup membangun
satu gedung saja?”
J: “Tentu saja tidak,”
jawabnya
P: “Jadi seperti itu
pulalah halnya. Allah SWT tidak diragukan lagi telah menciptakan berbagai
makhluk. Tidak penting bagi kita untuk mengetahui semuanya. Sebab akal kita
tidak akan sampai. Adalah tidak diragukan lagi bahwa ketujuh bumi yang
disebutkan dalam Al-qur’an itu tidak diciptakanNya tanpa tujuan apapun. Dan
bahwasanya ia dihuni oleh makhluk-makhluk yang bisa jadi lebih tua daripada
kita, dan bisa jadi lebih tinggi ilmunya daripada kita. Sebab, kalau tidak
demikian, mengapa setiap rasulullah SAW memasuki satu desa selalu mengatakan,
“Ya Allah, Tuhan tujuh langit dan
baying-bayangan yang diperlihatkannya, Tuhan tujuh bumi dan penghuninya, Tuhan
setan dan kesesatan yang dilakukannya, Tuhan angin dan hembusannya, kami
memohon kepadaMu kebaikan desa ini dan kebaikan penduduknya, kami berlindung
kepadamu dari kejahatannya, kejahatan penghuninya, kejahatan segala yang ada
didalamnya. Ini merupakan dalil bahwa ketujuh bumi itu dihuni oleh sesuatu yang
tidak kita ketahui. Allah Maha Tahu tentang semua ini.
J: “Apakah ada bukti
tentang adanya komunikasi yang telah maju itu dengan manusia diplanet bumi
ini?”
P: “Banyak peristiwa telah
terjadi. Akan tetapi saya yakin bahwa hubungan itu adalah hubungan antara jin
yang sudah maju, atau, tegasnya jin yang telah ditundukkan untuk melakukan
sesuatu bersama13 sama manusia yang menjadi pemimpinnya. Sebab, ciri-ciri yang
engkau sebutkan tentang makhluk-makhluk tersebut sangat mirip dengan cirri-ciri
jin. Sebagian besar dari mereka besar-besar. Saya pun tahu bahwa jin bisa
menampakkan diri dalam sosok yang tinggi- besar, disamping bahwa aroma mereka
sering kali wangi.” Sesaat sahabt saya itu terdiam, kemudian berkata, “Memang
benar, sosok dan aroma seperti itu adalah sosok dan aroma jin.” Makhluk Luar
Angkasa dan Sedikit Rahasia Tentangnya
P: “Bagus, tukas saya,
“Aku akan ceritakan kepadamu wahai Musthafa, (jin tersebut mengaku demikian)
tentang sebagian cirri dan gambaran mereka, agar engkau bisa menyampaikan
pendapatmu kepadaku.” J: “Baik, Insya Allah, aku akan mengemukakan pendapatku
dengan sebenar-benarnya,” katanya pula Kemudia saya bercerita kepadanya bahwa,
“Salah seorang diantara orang-orang Amerika yang pernah melihat benda asing
yang berkaki tujuh, sekali waktu melihat segerombolan manusia atau
makhluk-makhluk yang mirip dengan manusia, berada dikebunnya. Mereka
bersembunyi diantara pohon-pohon anggur yang ada disitu. Dengan marah, orang
Amerika itu mengawasi orangorang yang dengan seenaknya mencuri hasil kebunnya.
Dia tidak bisa menahan diri. Dia segera keluar dari rumahnya, dan menuju ke arah
orang-orang yang dikiranya pencuri-pencuri biasa. Akan tetapi, ketika Mash,
demikian nama lakilaki itu, berada kurang lebih 10 m dari gerombolan pencuri
itu, tiba-tiba salah seorang diantara pencuri itu menghadap kearahnya, dan
membidikkan suatu senjata yang ada ditangan kanannya. Kemudia memasukkan
senjata itu ke sarungnya yang tergantung di pinggang kirinya. Mash merasa
seluruh tubuhnya lemas, dia tidak bisa menggerakkan kepala maupun anggota tubuh
lainnya. Dia tidak bisa merasakan sesuatu untuk selamanya. Sesudah peristiwa
tersebut, dan setelah bisa menjawab beberapa pertanyaan. Masj mengatakan bahwa
makhluk-makhluk itu pendek-pendek sekitar 160 cm tingginya. Kepalanya sangat
besar dan tidak sebanding dengan tubuhnya yang kecil dan pendek. Kepala mereka melekat
dikedua pundak mereka, tanpa leher. Mash juga menuturkan bahwa makhluk-makhluk
itu berambut. Mulutnya seakan sebuah lubang menganga, dan matanya mirip mata
manusia, tetapi tidak beralis. Kulitnya berwarna terang, mirip kulit penduduk
Eropa bagian tengah. Kedua pundaknya lebih lebar sedikit dari kepalanya. Mash
melihat bahwa dua makhluk yang berada didekatnya memiliki dua tangan dan kaki.
Tetapi dia tidak sempat melihat tangan dan telapak kakinya. Kedua makhluk yang
tak dikenalnya itu mengenakan pakaian yang lembab, tanpa sambungan, dan ketat
mencetak sekujur tubuh mereka. Dipinggang kanan kedua makhluk itu tergantung
senjata, sedang dipinggang kirinya tergantung ransel besar. 14 Mash mengatakan,
“kedua makhluk tak dikenal itu kembali menuju pesawat mereka, yang tingginya
kira-kira 2,50 m.
Mereka terus menatapnya dari cockpit pesawat
mereka, yang agaknya terbuat dari bahan sejenis kaca. Pintu pesawat kemudian
ditutup, dari bawah keatas.
Sehingga kaki-kaki mereka
menjadi tidak terlihat. Pesawat itu take-off dengan menyemburkan cahaya yang
sangat menyilaukan. Kemudian tanpa suara sedikitpun, naik keatas. Ketika telah
naik kira-kira 30 meter, tiba-tiba pesawat itu lenyap dari pandangan,
seakanakan sebuah sinar yang tiba-tiba padam.”
J: “Aku bersumpah kepadamu
dengan nama Allah, bahwa mereka adalah Jin. Akan tetapi, lazimnya, mereka
menampakkan diri dalam sosok yang lebih tinggi dan besar daripada sosok mereka
yang sesungguhnya.
P: “Darimana mereka datang
menurutmu?”
J: “Entah, tetapi mungkin
saja mereka itu adalah penghuni ruang cahaya yang terdapat diantara sinar merah
dan awan. Atau, penduduk yang datang dari dasar samudera.”
P: “Engkau harus melihat
salinan asli dari surat yang dikirimkan oleh jin yang bernama Aksea berikut
stempel-stempelnya ini.” Dengan hanya melihat stempel yang tertera pada surat
yang saya tunjukkan itu, mata sahabat saya itu bersinar; lalu berteriak, “Ini
memang stempel Jin.”
P: “Bagaimana pendapatmu?”
Tanya saya selanjutnya
J: “Saya pernah melihat
stempel ini beberapa kali, dan juga yang sejenis ini. Saya bisa menceritakan
kepadamu dengan mudah bahwa setempel ini adalah stempel jin atau manusia.
Singkatnya saya katakan bahwa ini merupakan ulah yang dikait-kaitkan oleh
kepada manusia. Penduduk Omo itu adalah penduduk negeri Jin yang beragama
Masehi. Stempel yang mereka bubuhkan disini bergambar salib dengan beberapa
palang. Lebih dari itu, sifat mereka adalah sifat jin, dan aroma mereka aroma
jin. Namun sayangnya makanan mereka adalah seperti makanan setan.
P: “Benar, sampai-sampai
dalam beberapa hal mereka menggambarkan tangan sebagai tangan yang melaksanakan
berbagai tugas, dengan jarijari dalam bentuk yang terpampang jelas. Itulah
biasanya yang menjadi cirri-ciri jin, disamping kemampuannya untuk menampakkan
diri dalam berbagai bentuk, serta kecepatan bergerak dan menggunakan peralatan
6 Sumber Johannes Van Petler, yang diterjemahkan kedalam bahasa Arab berjudul
Qishshhah Al- AtthbaqAtthairah. Hal 214-215 15 yang membawa mereka dengan
kecepatan yang betul-betul sulit dipercaya. Selain itu, mereka juga mempunyai
tangan yang panjang dan besar sekaligus. Selanjutnya saya mengatakan pula
kepadanya, “Bersediakah engkau melihat beberapa lukisan yang kubuat berdasar
informasi yang disampaikan oleh seorang Inggris bernama John, yang menceritakan
tentang penyeretan dirinya (oleh jin) sebelum peristiwa yang sama yang dialami
oleh sekelompok orang-orang yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Catatan-catatan itu diperoleh melalui Hipnotis.
J: “Benar, benar,”
jawabnya Kemudian, sesudah saya menyodorkan beberapa gambar kepadanya,
tiba-tiba dia tersenyum, lalu berkata, “tidakkah engkau perhatikan wajah
keduanya. Ia betul-betul mirip dengan sosok jin yang sebenarnya. Perhatikan
pula tanduk yang dulu pernah engkau tanyakan kepadaku.”
P: “Ya, ya memang benar.
Tetapi, bagaimana pula pendapatmu tentang kedua gambar yang mirip baying-bayang
cahaya manusia?”
J: “Kalau ini benar, maka
keduanya adalah jin pada saat ia menampakkan diri dalam bentuk lain, atau ia
berada dalam sosoknya yang asli, tetapi tersembunyi dibalik pakaian itu.
Kedua-duanya bergerak dengan berselubung pakaian tersebut.”
P: “Apakah yang demikian
ini bisa mereka lakukan dengan mudah?”
J: “Tentus saja mudah,
bahkan lebih mudah dibanding menampakkan diri dalam wujud manusia dan bergerak
dengan jasad mereka tanpa selubung. Jika saya, misalnya memperlihatkan diri
dalam sosok seperti yang sekarang saya pergunakan dihadapanmu ini, maka beratku
sekitar 115 kg, dan aku masih bisa bergerak dengan ringan dan mudah. Lantas,
apakah sulit bagiku untuk mengenakan pakian yang beratnya hanya 5 sampai 20 kg
saja? Jelas sekali bahwa dunia barat tidak bisa memahami tentang sejauh mana
Allah SWT telah menganugerahkan kepada kami kemampuan untuk menampakkan diri
dalam berbagai bentuk.”
P: “Memang betul demikian,
sampai-sampai dalam suatu peristiwa yang mereka ceritakan, mereka mengatakan
bahwa, salah seorang diantara mereka pernah melihat seorang perempuan berbadan
burung yang sangat aneh. Ia berambut pirang, tetapi tiba-tiba rambutnya
berganti menjadi hitam. Alih-alih mereka menganggap bahwa makhluk itu telah
mengecat rambutnya dalam waktu sangat singkat, mereka bahkan menganggap bahwa
perempuan yang kedua itu adalah perempuan lain yang berwajah sama, atau saudara
kembarnya. Padahal sebenarnya keduanya adalah wanita yang sama. Dia adalah jin
perempuan yang mempunyai kecakapan merubah bentuk. 16 Seterusnya saya
mengatakan, “Maukah engkau mendengarkan kisah tentang ditawannya Antonio da
Silva, dan melihat gambar yang menegaskan bahwa para penawannya adalah dari
kalangan jin . Ya, sekadar untuk menambah keyakinanmu saja.”
J: “Ya, ya tidak ada
salahnya…” jawabnya
P: “Pemuda Brazil ini
pergi menangkap ikan, tetapi ternyata dia menghilang selama bermingguminggu.
Tiba-tiba dia muncul kembali dengan membawa cerita tentang bagaimana dia
ditangkap oleh tiga makhluk kerdil. Dua diantaranya mengenakan pakaian keras
seakan-akan terbuat dari logam. Sedangkan makhluk yang ketiga lebih tinggi
sedikit dari yang dua itu. Kira-kira tingginnya 1,25 meter. Dia tidak mengenakan
pakaian logam seperti yang dikenakan oleh dua makhluk lainnya. Ketika mereka
tiba ditempat kediaman mereka, tahulah pemuda itu bahwa makhluk yang ketiga itu
adalah pemimpin mereka, Pemuda Brazil itu melihat ada tonjolan besar dikepala
makhluk yang ketiga itu. Sang pemimpin berambut panjang dengan warna merah. Ujungnya
sampai kepantatnya. Dia juga melihat adanya gelambir didagunya yang memanjang
hingga keperutnya. Alis setebal dua jari terlihat hampir menutupi seluruh
dahinya. Kulitnya tergolong terang, bermata bulat, namun lebih besar ukurannya
bila dibanding mata manusia. Putih matanya terlihat lebih bersih ketimbang
putih mata manusia. Kedua matanya selalu berkedip. Antonio tidak melihat adanya
batas pinggir matanya. Seluruh sisa tubuhnya nyaris tertutup bulu tebal.
Hidungnya terlihat panjang dan runcing, tampak mencuat dan sangat berbeda
dengan hidung manusia pada umumnya. Telinganya betul-betul simetris, bagian
bawahnya mirip telinga manusia, namun bagian atasnya lebih bulat. Mulutnya
lebih kecil dibanding mulut manusia, mirip mulut ikan7. Ketika mereka berbicara
satu sama lain, pemuda Brazil itu tidak melihat adanya gigi pada mulut mereka.8
Yang penting untuk diingat tentang kisah ini adalah bahwa sosoknya yang mirip
manusia itu telah membuat pemuda Brazil itu tidak terlalu takut. Sesudah itu
Antonio tidak ingat apa-apa dan mereka bawa ke suatu tempat, entah dimana…” 7
Jin muslim itu menegaskan secara pasti tentang semua cirri tersebut, dan
menegaskan pula bahwa yang demikian itu adalah cirri-ciri jin, sekalipun dia
tidak melihat gambarnya. 8 Secara meyakinkan Jin muslim itu mengatakan, “Tidak
diragukan lagi bahwa dia mempunyai gigi, tetapi bentuknya panjang dan mengarah
keatas dibanding gigi manusia.” 17
J: “Mereka itu jin,
“komentar sahabat saya.” Bentuk yang merupakan bayang-bayang seperti asap
itupun jin, yang biasa melakukan pemanggilan roh si Anu (yang sudah meninggal),
atau bahkan roh Yesus dan Bunda Maria. Semuanya itu merupakan ulah setan yang
aku kenal betul. Aku tahu betul bagaimana jin-jin Nasrani menggunakan cara itu
. Bahkan digunakan pula oleh jin-jin non Kristen lain jika manusia ingin
memanggil roh orang-orang tertentu. Engkau jangan lupa, saudaraku, bahwa aku
dulu pernah memeluk agama Nasrani.” Selanjutnya sambil tersenyum dia mengatakan,
“Aku bersumpah kepadamu, wahai saudaraku, bahwa dia adalah jin. Mungkinkah ada
jin tidak kenal kaum dan bangsanya sendiri? Bahkan semua peristiwa yang engkau
ceritakan padaku tadi, adalah peristiwa-peristiwa yang direkayasa oleh jin.
Seluruh karakternya cocok dengan cirri-ciri mereka. Akan tetapi, masih ada
sesuatu yang belum pernah engkau sebutkan.Yakni tentang gerak makhluk tersebut.
Sebab gerakan Jin, sungguh, sangat cepat sekali untuk ukuran manusia.” Saya
memotong ceritanya dengan mengatakan , “Ada peristiwa lain yang mereka sebut
dengan kasus Palvidares, yang diabadikan oleh Fabio Therba dalam buku ilmiahnya
yang berjudul UFO and The Secrets. Disitu, antara lain, diceritakan bahwa ada
seorang Amerika Latin bernama Carlos Palvidares yang tinggal di Buenos Aires.
Suatu hari Palvidares berangkat menuju suatu perkebunan. Tiba-tiba dia melihat
tiga sosok bergerak-gerak diatas air danau dekat gubuk yang ada ditempat itu,
tanpa air itu sendiri ikut bergerak. Seakan-akan mereka adalah makhluk yang
tergantung di udara. Palvidares mendekati mereka sampai jarak sekitar 80 m.
Ternyata ketiga makhluk itu terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan.
Palvideres memanggil-manggil mereka, sehingga ketiga makhluk itu menoleh
kearahnya, dan segera bersembunyi dibagian lain danau itu. Mereka menjauh
sejauh kira-kira 300m. Palvidares betul-betul terkejut, karena dia tidak
mengerti dengan cara apa mereka berpindah secepat itu. Yang perempuan tingginya
sekitar 160 cm dan berpakaian hitam. Rambutnya yang juga hitam terlihat panjang
ketika dia bergerak-gerak. Dibagian bawah betisnya terdapat sepasang sirip yang
mengarah kesamping, mirip sayap. Sedangkan yang laki-laki, keduanya sedikit
lebih pendek daripada yang perempuan. Palvidares bisa memastikan hal itu ketika
mereka bertiga berdiri berdampingan. Kedua laki-laki itu memiliki tinggi yang
betul-betul sama. Keduanya seakan-akan telanjang. Kulit mereka yang mirip kulit
manusia yang terjemur matahari. Ternyata kedua laki-laki itu tidak telanjang,
tetapi mengenakan semacam pakaian ketat yang tidak memiliki sambungan. Keduanya
berambut coklat, dan menempel di kulit kepalanya sedemikian rupa, seakan-akan
dilekatkan dengan lem. Ternyata kulit mereka putih. Berdahi lebar dan bermata
kecil. Mereka berjalan tanpa menggerakkan tangan dan kaki 18 mereka.
Seakan-akan anggota tubuh mereka terpancang pada tubuh mereka. Ketika
Palvidares melihat mereka untuk kesekian kalinya, dia melihat sebuah kendaraan
listrik, dengan sinar sangat terang. Kendaraan itu berukuran 5 x 6 meter;
dengan tinggi antara 2 sampai 3 meter. Kendaraan itu memancarkan sinar terang
dengan radius sekitar 40 meter, mirip sinar yang keluar dari sebuah proyektor
digedung bioskop. Sinar itu mengenai wajah Palvidares, dan dia merasakan
sekan-akan matanya menjadi buta. Panas yang dipancarkan oleh cahaya itu,
membuat Palvidares mengurungkan niatnya untuk lebih mendekati mereka. Dia turun
kedalam air dan mencoba mendekati makhluk asing itu sampai jarak sekitar 150 m.
Tetapi dia tidak bisa lebih dekat lagi, karena tiba-tiba sebuah dinding tak
terlihat menghalangi geraknya dari arah depan. Rintangan tak terlihat itu terus
mendesaknya, betapapun dia mencoba melawannya kendaraan itu terus mengikuti
gerak mereka dengan jarak 30 atau 40 meter. Merek terus-menerus bergerak dari
satu tempat ke tempat lain. Si perempuan tampaknya adalah pemimpin mereka, dan
dia selalu berada didepan. Sekaliwaktu, ketika dia mengangkat tangannya dan
menunjuk ke arah kendaraan listrik itu, maka salah satu diantara kedua makhluk
laki- laki yang mendekati kendaraan itu segera menjauh darinya sejarak 30 m.
Sesudah itu ketiga makhluk
asing tersebut menjauh dengan cepat, seakan-akan membentuk tiga garis diatas
tanah.
Mereka merubah diri dalam
bentuk lain yang tidak begitu jelas dalam pandangan Palvidares. Tetapi dia bisa
melihat adanya seekor babi yang melengking ketakutan, yang jungkir balik
diterjang oleh suatu makhluk dengan kecepatan yang sulit dibayangkan. Segera
sesudah itu, Palvidares mencium bau wangi. Tidak lama kemudian, dia merasa
mengantuk dan lemas untuk beberapa saat lamanya. Ketika kondisinya pulih
kembali, dia tidak lagi melihat makhluk-makhluk asing dan benda bercahaya yang
telah menarik perhatiannya selama lebih dari satu setengah jam itu. Sejak
peristiwa itu, babi dan beberapa ekor ternak yang kabur dari kandangnya akibat
terjangan benda terbang tak dikenal itu, tidak mau kembali ke kandangnya,
sekalipun Palvidarestelah mencarinya kesana kemari.” Jin muslim sahabat saya
itu tersenyum, lalu berkata, “Apa komentarmu terhadap peristiwa tersebut?” P:
“Tentu saja mereka adalah jin,” jawab saya, “Kecepatan bergerak seperti itu,
hanya merekalah yang bisa melakukannya. Tentang tabir tak terlihat yang
menghalangi Palvidares untuk mendekat, saya piker itu hanyalah rasa takut yang
membuat dia tidak bisa bergerak. Bau harum, adalah bau yang memang biasa ada
pada jin. Sedangkan babi dan binatang-binatang lain yang dapat melihat wujud
mereka yang 19 sebenarnya, tidak mau pulang lagi ke kandang mereka, karena
mereka tahu bahwa kawan-kawan makhluk asing itu kini menetap di kandang mereka.
Anak-anak kecil yang masih berusia satu hingga dua tahun,9 dapat melihat jin
dalam bentuk mereka yang asli, sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah SAW
dalam salah satu haditsnya yang berbunyi, “Jika kalian mendengar ringkikan
keledai, maka mintalah perlindungan kepada Allah dari gangguan syetan. Sebab,
keledai tersebut telah melihat setan. Dan jika kamu mendengar kokok ayam
jantan, maka mintalah kepada Allah anugerahNya, sebab ayam jantan itu sedang
melihat malaikat.”10
J: “Sekarang engkau sudah
tahu secara lengkap. Karena itu kemukakanlah kebenaran yang engkau ketahui ke
seluruh dunia, sehingga tidak ada lagi kegelapan yang ditimbulkan oleh tipu
muslihat jin dan yang berbentuk karena dugaan-dugaan salah.
P: “Aku betul-betul heran,
mengapa para cendikiawan barat tidak bisa memahami bahwa disekitar mereka ada
jin dan setan, sedangkan salah seorang diantara mereka, yakni Salvador Frexido
dari Purtorico, jelasjelas mengakuinya. Dalam bukunya yang berjudul Akal-Batin
Setan (dalam Bhs Indonesia), dia mengatakan, bau harum yang tersebar ditempat
turunnya makhluk-makhluk tak dikenal, tidak membuktikan apapun kecuali bahwa
makhluk-makhluk itu adalah setan. Kita bisa mengungkapkan hal itu dengan
ungkapan lain, bahwa dalam banyak kasus datangnya Iblis ke suatu tempat, maka
kedatangannya tidak mungkin dia lakukan kecuali dalam makhluk tak dikenal,
disamping kemampuannya untuk menampakkan diri dalam bentuk manusia.” Menjelajah
Segitiga Bermuda Jin Muslim sahabat saya mengatakan, “Aku mau menyampaikan
kepadamu suatu berita yang sangat penting. Amerika, Inggris dan Jerman
bermaksud membongkar rahasia Segitiga Bermuda. Mereka membuat satelit baru yang
khusus memantau wilayah ini, disamping satelit-satelit 9 Anak saya, Ronda,
yangberumur satu tahun tiga bulan, dapat melihat Jin Muslim sahabat saya dalam
bentuknya yang hakiki. Dia berteriak-teriak, “Dia kelihatan, Ini dia Habib …”
dalam logat bayi yang kurang jelas. 10 Al Bukhari dan Muslim meriwayatkan dalam
Shahihnya masing-masing. Dari Jabir r.a seperti yang diriwayatkan oleh Abu
Dawud, Jabir mengatakan bahwa Rasulullah SAW berkata, “Apabila kamu sekalian
mendengar lolongan anjing dan ringkik keledai di malam hari, maka mohonlah
perlindungan kepada Allah.
Sebab mereka melihat
sesuatu yang tidak kamu lihat.” 20 yang telah mereka lncurkan sebelumnya.11
Ternyata mereka tidak menemukan apa-apa.
Cobalah katakan pada
mereka hendaknya mereka jangan terlalu memperturutkan ambisi mereka. Sebab
negeri yang ada disitu tidak akan pernah dapat terlihat, dan sudah sangat tua
sekali usianya.
Tidaklah mungkin bagi
kalian untuk membongkar rahasianya.tetapi mereka tidak akan membahayakan
kalian, sepanjang kalian tunduk kepada Tuhan.” Segitiga Formosa dan
Kepemimpinan Iblis Saya bertanya pula kepadanya, “Bagaimana pendapatmu tentang
daerah lain yang disebut ‘Pusaran Setan’ di Formosa,12 yaitu suatu kawasan
berbentuk segitiga mirip Segitiga Bermuda. Orang-orang menyebutnya dengan
‘Segitiga Pusaran Setan Formosa’? Dikawasan ini terjadi pula peristiwa persis
yang terjadi di Bermuda, bahkan sementara orang menganggapnya jauh lebih
berbahaya
J: “Apakah itu daerah yang
merupakan pusaran air yang tersembunyi?” tanyanya 11 Lembaga Meterorologi dan
Geofisika Amerika mengorbitkan satelit guna menyingkap misteri Bermuda dan
memantau tempat-tempat tertentu dimuka bumi. Akan tetapi sekali waktu,
tiba-tiba saja dan dengan sangat mengejutkan pesan-pesan dan suara-suara yang
ditangkapnya saat melintas di wilayah Bermuda terputus begitu saja. Profesor
Wyne Mitchgeon ditugasi untuk meneliti peristiwa itu. Hasil penelitiannya
menyimpulkan bahwa, “Kita sedang berbicara tentang suatu kekuatan yang sangat
besar dan tanpa batas, dan kita tidak tahu sedikitpun tentang itu.” Kendati
satelit itu tetap mengirimkan gambar tentang awan dan lapisan tanah, melalui
sinar infra merah, namun gambar yang dikirimkannya ternyata tertangkap dibagian
bumi yang berhadapan. Yang pertama di Alaska dan yang kedua di Virginia.
Seluruh pesan yang dikirimkannya tidak terputus kecuali ketika pantauan satelit
tersebut melintasi daerah Bermuda. Dilayar monitor hanya terlihat medan luas
yang kosong dan sunyi. Akan tetapi yang lebih penting dari itu adalah bahwa
satelit itu mengirimkan gambar yang sangat aneh, dan itu terjadi ketika ia
melintasi wilayah Bermuda. Dilayar monitor terlihat suatu daratan luas yang
terletak tepat di Segitiga Bermuda. Ini tentu saja, sangat mengejutkan. Adalah
sangat mustahilbahwa di samudera dan daerah kosong seperti itu terdeteksi
daratan yang sangat luas. Seiring dengan munculnya data dilayar monitor
tersebut, segera dibentuk tim ahli untuk meneliti daratan yang terletak di
Bermuda itu. Malangnya, diwilayah itu mereka tidak menemukan apapaun kecuali
hembusan angin kencang dan deburan ombak. Yang lebih mengherankan lagi adalah
bahwa, pada tahun 1966, angkatan laut Amerika kembali melakukan survei terhadap
wilayah Bermuda. Untuk itu dikerahkanlah detector suara dan gambar yang sangat
canggih ke arah Bermuda.Ternyata yang tertangkap oleh peralatan canggih ini
hanyalah suara-suara hiruk pikuk dan tak dikenal, yang sama sekali tidak ada
hubungannya dengan suara-suara didasar laut yang pernah dikenal manusia.
Akhirnya tahulah mereka bahwa mereka sedang berhadapan dengan makhluk-makhluk
asing yang tidak diketahui selain olen Penciptanya. Betapapun, penelitian
dahulu ini sempat menggemparkan dunia. 1 2 Formosa adalah nama untuk sebuah
pulau yang terletak 145 km sebelah timur daratan Cina, yang dipisahkan oleh
selat yang disebut Formosa. Formosa adalah Cina Nasionalis yang lebih dikenal
dengan nama Taiwan. Luas pulau ini sekitar 35.961 km2 dengan ibukota Taipeh.
Formosa terkenal karena posisinya yang terletak ditenggara sebuah segitiga yang
dikenal dengan ‘Sumur Setan’, yang disitu terjadi peristiwa-peristiwa yang
menyangkut hilangnya kapal dan pesawat yang tak kalah misteriusnya dengan
peristiwa-peristiwa yang terjadi di Segitiga Bermuda. Puncak atas segitiga
Formosa terletak di pulau Gilbert di laut kuning . Daerah ini disebut dengan ‘Kuburan
Kapal dan pesawat’. Sudut timur lautnya terletak di Pulau Wake Sedangkan
sudut tenggaranya terletak dipulau Formosa. 21
P: “Ya, bukti-bukti ilmiah
menunjukkan bahwa kawasan tersebut merupakan pertemuan antara arus air hangat
dengan air dingin.”13
J: “Akan saya sampaikan kepadamu suatu rahasia
yang baru pertama kali ini diketahui manusia,” katanya
P: “Silahkan,” jawab saya
J: “Semua tempat yang
merupakan pertemuan dua laut, yakni pertemuan antara aliran air hangat dan air
dingin14, adalah kawasan yang dipilih Iblis dan pembantu-pembantunya sebagai
pusat persemayaman kerajaan dan negaranya…” Saya tidak tahu, mengapa saat itu
terlintas dalam pikiran saya sebuah hadits Rasulullah saw sehingga saya
mengatakan kepadanya 13 Gambaran-gambaran ini ini sendiri cocok dengan apa yang
disebut dengan Laut Setan, yaitu daerah dilautan tenang, 800 mil sebelah
tenggara Jepang, yang terletak diantara pulau Ivojima dan Pulau Markus, tetapi
kurang begitu terkenal dibanding Segitiga Bermuda, barangkali karena letaknya
yang jauh dari daratan Jepang. Sementara itu Segitiga Bermuda sangat Akerab
bagi kalangan pelaut Amerika, yang pada gilirannya menelan banyak kapal dan
pesawat. Kendati demikian, Laut Setan dekat daratan Jepang itu juga bertanggung
jawab atas hilangnya beberapa kapal dan pesawat. Antara tahun 1950 dan 1954,
didaerah ini telah hilang tidak kurang dari 9 kapal besar tanpa meninggalkan
bekas. Pemerintah Jepang sangat menaruh perhatian terhadap daerah ini, dan
mengumumkan bahwa ia merupakah daerah berbahaya dan tidak boleh didekati. Pada
tahun 1955 pemerintah Jepang mengirim ekspedisi dengan membawa sejumlah pakar
menuju daerah tersebut dengan menggunakan kapal Kawamaru. Malangnya Kawamaru
lenyap tanpa pesan. 14 Seorang sarjana Amerika, Ivan Sanderson, yang sangat
tertarik dengan semua keanehan tersebut, berusaha melihat letak Segitiga
Bermuda dan Laut Setan dalam peta. Ternyata dia melihat bahwa kedua daerah
tersebut terletak persis digaris bujur antara 30 dan 40 derajat sebelah utara
khatulistiwa. Luasnya hampir sama. Melalui kesimpulan ini Sanderson melanjutkan
pengamatannya pada hal-hal lainnya, dan dia menemukan bahwa terdapat 12 daerah
di dunia ini yang sejenis dengan itu. Dua diantaranya di kutub utara dan kutub
selatan, sedang sepuluh lainnya terbagi dalam dua jajar, jajaran pertama
terletak pada garis bujur 40 derajat sebelah utara, dan jajaran kedua
terletak pada garis bujur 40 derajat sebelah selatan khatulistiwa..
Masing-masing tempat terpisah sekitar 72 derajat pada garis lintang.
Tempat-tempat tersebut disamping di duan kutub utara dan selatan, antara lain
adalah dua daerah yang terletak didaratan. Satu di uatara Gurun Pasir Besar
Afrika, dan satu lagi di daerah pegunungan barat laut India. Sanderson
mengamati bahwa sebagian besar daerah tersebut memiliki kemiripan satu sama
lain, antara lain, dalam letaknya yang berada dikawasan yang mana bertemu arus
panas dan dingin, dan bahwasanya tempattempat tersebut dipandang sebagai
titik-simpul, karena ia mengarahkan arus air atas dan bawah pada arah yang
berlawanan, dan dengan suhu yang berbeda tersebut, dapat menimbulkan gelombang
magnetic yang menjadi biang keladi bagi semua kecelakaan itu. Akan tetapi teori
Sanderson ini tidak dibangun atas suatu dalil. Tidak ada suatu apapun yang
membuktikan bahwa pertemua dua aliran air yang berlawanan arah dan dengan suhu
yang berbeda dapat menghasilkan gelombang magnetis didalam bumi. Selain itu,
teori Sanderson juga tidak menginprestasikan cara kerja “Kuburan Setan” yang
terletak didaratan. Yakni, dua dikutub utara dan kutub selatan, yang ketiga
disebelah utara Gurun Besar Afrika, dan yang keempat di pegunungan barat-daya
India. Lebih jauh lagi, teori tersebut gagal menjawab pertanyaan, mengapa
kapal-kapal yang menjadi korban ditempat-tempat seperti itu ditinggalkan
penumpangnya begitu saja, dan kemana pula mereka pergi? Lalu, peristiwa apa
pula yang kelihatannya demikian menakutkan mereka, sehingga mereka meninggalkan
kapalnya? 22
P: “Apakah ada kaitannya
dengan pengertian yang dimaksudkan oleh Nabi Muhammad saw ketika beliau
melarang seseorang untuk duduk diantara tempat yang panas dan yang teduh.
Beliau mengatakan ‘itu
adalah tempat duduk makhluk lain’, ataukah itu sekedar interprestasi tambahan
atas petunjuk nabi ini?” Dengan senyum penuh arti, Jin muslim sahabat saya itu
mengatakan, “Ya, termasuk hal yang seperti itu, atau-paling tidak-mendekati
itu. Karena setan sendiri memang sangat suka pada posisi-posisi yang terletak
antara dua hal yang bertentangan. Tempat duduk yang paling mendapat prioritas
setan adalah tengah-tengah antara tempat teduh dan tempat yang terkena sinar
matahari, atau yang setengah berada di tempat yang panas dan setengah lainnya berada
ditempat yang dingin.”
P: “Mengapa harus memilih
hal-hal yang bertentangan seperti itu?”
J: “Kalian, umat manusia,
tidak akan bisa memahaminya. Jadi, cukuplah bila saya katakan bahwa tempat yang
demikian itu memberikan kekuatan pada setan.”
P: “Apakah semua jin juga
duduk di tempat yang seperti itu”?
J: “Tidak, hanya golongan
setan yang melakukannya. Keturunan Iblis memang berbeda dari Jin, bahkan dalam
hal duduk sekalipun.”
P: “Apakah istana Iblis
berjumlah dua belas?”
J: “Entahlah, yang jelas
wilayah kekuasaannya sangat luas. Semoga Allah melindungi kita darinya dan dari
pasukannya serta dari gangguannya. T entang Pesulap David Copperfield
P: “Dalam konteks ini
saudaraku, suatu kali aku pernah melihat seorang tukang sihir berkebangsaan
Amerika bernama David Coperfield disuatu acara televisi, dan dia bisa melakukan
beberapa keajaiban yang secara teknis tidak akan mungkin dapat dimanipulasi
dengan cara apapun, seperti menghilangkan patung Liberty NY, membelah diri di
ruangan terbuka (bukan di panggung) hingga membuat anak-anak yang menyaksikan
menjerit, dapat muncul di negara bagian lain lain hanya dalam hitungan detik,
terbang melayang diudara di ruang terbuka, sampai beberapa aksinya yang
diadakan di Segitiga Bermuda itu sendiri dan masih banyak lagi hal yang
mustahil”. Saya katakan sambil memutar video rekaman beberapa aksi magicnya.
Seakan-akan mengerti apa yang saya maksudkan, jin muslin sahabat saya itu
kemudian menunjuk ke pesawat televisi di rumah saya, lalu berkata, “Apakah
pemuda ini yang engkau maksud, dan bahwa dia bisa bebas dari berbagai trik dan
dapat melayang di udara?” 23 P: “Ya dialah orangnya,” Jawab saya
J: “Orang ini sangat
dikenal di kalangan para jin. Dia mempunyai perjanjian dengan salah seorang
Ifrit. Ifrit mempunyai pasukan yang ribuan jumlahnya, disamping lima yang
kuat-kuat seperti yang telah kusebutkan terdahulu.” (Tidak tercantum di ebook
ini)
P: “Sepertinya…
sekarangmenjadi enam, disamping ratusan ribu pasukannya itu…,” sambung saya
J: “Ya, mereka itulah yang
mengangkat Copperfield agar dia bisa melayang sedikit ke udara, dibutuhkan
ribuan jin untuk mengangkatnya. Sedangkan gadis yang kamu saksikan itu yang
dipotongnya itu dalam peti itu, adalah jin perempuan yang menampakkan dirinya
dalam wujud seorang gadis manusia. Dia menghilang, kemudian memperlihatkan
dirinya kembali tanpa luka sedikitpun.” Sambil menyodorkan dokumen pribadi
saya, yakni selembar surat bertuliskan huruf-huruf aneh, perjanjian lain antara
jin dan manusia, saya bertanya kepadanya, “Apakah pasti Copperfield
menandatangani perjanjian seperti ini?” Dengan kaget dia menjawab, “Darimana
kau dapatkan ini?”
P: “Seorang muslim telah
mengcopynya dari orang western. Dia mengatakan bahwa ini adalah perjanjian
antara Iblis sendiri dengan seorang pesulap tukang sihir.
” Dengan suara keras Jin
sahabat saya itu mengatakan, “Bukan! Ini bohong belaka. Ini bukan tanda dan
persetujuan Iblis. Sangat sulit meminta Iblis untuk bersedia persetujuannya
seperti itu dengan manusia. Paling-paling dia menyuruh salah satu pengikutnya
untuk menampakkan dirinya sebagai dirinya, lalu membuat kebohongan dengan
mengatakan, ‘Aku ini Iblis”.
P: “Lalu bagaimana yang
sebenarnya?”
J: “Ini perjanjian otentik
antara seorang penyihir dengan empat jin yang tanda tangan mereka tertera jelas
disini, yang kemudian diperkuat oleh stempel Ifrit.”
P: “Bagaimana pendapatpu
tentang hal ini”?
J: “Aku sering melihat
stempel seperti ini. Kakekku juga punya yang semacam ini.”
P: “Bahasa apa yang
dipergunakan dalam perjanjian ini?”
J: “Entahlah, mungkin
bahasa local Yunani Kuno.” 24 Seakan-akan teringat sesuatu, kemudian dia
mengatakan kepada saya, “Akan tetapi, percayalah padaku, bahwa penyihir seperti
ini sama sekali tidak akan mati secara baik-baik. Kalau Allah memanjangkan umur
kita, insya Allah kita dapat menyaksikan akhir dari semua misteri ini”.
(Tambahan penterjemah: “Setiap orang yang melakukan kerjasama dengan syetan,
baik itu untuk mencari kekayaan ataupun keajaiban duniawi, maka dia akan
meninggalkan dunia ini dalam keadaan Su’ul Khotimah, kecuali dia bertaubat.
Karena bagaimanapun syetan adalah makhluk Tuhan yang memiliki kebutuhan dan
tentunya meminta imbalan negatif dari setiap permintaan manusia yang
dikabulkannya). Runtuhnya anggapan tentang menghadirkan arwah / arwah
gentayangan.
P: “Apakah Qarin (Jin
pendamping manusia) dapat memperlihatkan diri dalam bentuk manusia, baik sosok
maupun penampilannya?”
J: “Sebenarnya tidak.
Sebab, dia adalah jin. Akan tetapi dengan mudah, dan karena sangat lama
berdampingan dengan orang itu, maka jin pendamping seperti itu dapat dihadirkan
oleh seseorang, untuk menampakkan diri dalam bentuk dirimu, menirukan suaramu,
lalu mengaku-ngaku sebagai rohmu yang datang dari alam barzakh untuk memenuhi
panggilan orang yang memanggilnya itu, dan menjawab pertanyaan-pertanyaanmu.
Bahkan dia juga bisa meniru bentuk tulisanmu.
P: “Bagus, saya memang
yakin bahwa menghadirkan arwah orang yang sudah mati itu bohong semata.
Kelompok-kelompok spiritual yang menggeluti persoalan ini, muncul dari
pemikiran-pemikiran tentang kebangkitan roh yang sudah ada sejak dulu. Untuk
itu cukuplah bila disini saya bacakan firman Allah yang berbunyi, “Mereka
bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu adalah
urusan Tuhanku,” dan hingga apabila datang kematian kepada salah seorang
diantara mereka, dia berkata, “kembalikanlah aku kedunia, agar aku dapat
beramal…dst” (Qur’an Al-Mukminun 99-100) Dengan bereferensi dari beberapa
kejadian mengundang arwah oleh beberapa kaum propagandis spiritualisme modern,
seperti suatu saat menghadirkan arwah orang yang telah meninggal bernama Paul
Hopkins, dengan melalui jasad seorang wanita, meminta beberapa permintaan
seperti cerutu dan whiskey (penterjemah: persis seperti kejadian kesurupan di
Indonesia yang kebanyakan meminta cerutu, karena konon aroma cerutu sangat
disukai kalangan Jin) 25 Jin muslim sahabat saya itu memberitahukan kepada saya
bahwa jin nonmuslim dan setan sangat menyukai Khamr (minuman keras), semua
jenis khamr tanpa terkecuali. Kejahatan jin-jin perusak ini sudah sampai
sedemikian rupa. Sehingga salah satu diantara mereka yang mengaku bernama
Silver Peres dan mengaku telah melihat alam akhirat menyampaikan dengan
sombongnya, “Tidak penting apakah dia beragama atau tidak, yang penting adalah
apa yang dilakukannya semasa hidup.
Datanglah padaku seorang
yang tidak memeluk agama apapun, yang tidak pernah menyembah Tuhan, ‘minum’
secukupnya, tetapi jujur, dan selalu membantu fakir miskin, dan memberi makan
hewan, dan orang yang selalu berkasih sayang. Dia jelas lebih baik daripada
orang-orang yang mengaku memeluk agama tertentu… ” Sahabat Jin muslim saya
berkata, “Akan kusampaikan kepadamu sesuatu yang sangat penting, semua
pembicaraan yang disitu seorang jin mengatakan sebagai roh yang datang dari
alam lain adalah bohong sebohongnya. Sebab kebohongan memang mengalir dalam
tubuh setan dan jin jahat sebagamana oksigen mengalir dalam tubuh manusia.
Kalau aku bukan jin muslim, niscaya aku tidak akan membeberkan hal ini
kepadamu. Bahkan setan-setan mempunyai kemampuan luar biasa untuk menanamkan
keyakinan tentang kepalsuan agama umat manusia dengan “kejujuran” mereka.
Sehingga umat manusia menjadi salah persepsi bahwa tujuan hidup yang terpenting
hanyalah untuk berkasih sayang saja, akhirnya kini banyak terjadi pergaulan
bebas yang seolah-olah berdasarkan kasih sayang, dan beberapa pola faham
lainnya yang terlihat baik, padahal justru menyesatkan. Tulisan penterjemah:
Ebook ini tidak seluruhnya mengutip terjemah dari Buku Hiwar Syahafiy Ma’a
Jinni Muslim, tetapi dari percakapan selanjutnya dapat disimpulkan bahwa apapun
yang selama ini menjadi mitos masyarakat yakni setan yang berbentuk kuntil
anak, pocong, gundrowo atau bahkan roh orang yang sudah mati adalah tidak lain
hanyalah TIPU DAYA kaum setan atau golongan jin yang jahat. Mereka selalu
mencoba menanamkan bahwa ke lubuk manusia bahwa sebenarnya alam kubur itu tidak
ada. Yang ada, setelah kematian ruh dapat kembali berkeliaran di muka bumi ini,
melihat sanak saudara dan “menikmati” alam dunia ini untuk kedua kalinya.
Oleh sebab itu tidak jarang kita melihat orang yang kesurupan yang mengakungaku
roh Si A dan menempati rumah anu. Yang pada faktanya adalah jin yang menempati
rumah atau tempat-tempat tertentu dan biasanya merasa terusik dengan kehadiran
manusia itu diwilayahnya. Dan mereka menggunakan cara ini agar manusia tersebut
meninggalkan tempat tersebut dan pergi dengan bertekuk lutut dengan perilaku
jin yang seperti itu. 26 Padahal sepatutnya manusia tidak boleh patuh terhadap
perintah-perintah dari kaum jin, apalagi dengan perintah mempersembahkan
makanan-makanan atau apapun yang berbentuk persembahan (sesajen) yang tentunya
akan terus menjerumuskan manusia kedunia kemusyrikan. Apapun kejadiannya, roh manusia
yang sudah meninggal telah menghadap Ilahi dan mempertanggung jawabkan segala
perbuatannya didunia. Sebagian kaum jin terkadang suka menjelma ke
bentuk-bentuk hewan seperti yang paling disukai adalah harimau, kucing bahkan
ular. Tetapi tidak selalu penampakkan itu dapat dilihat kebanyakan manusia.
Dalam kondisi-kondisi tertentu saja (dan jarang sekali) kaum jin dapat menjelma
di alam manusia dalam bentuk hewan-hewan tersebut. Dan jika ada seorang
paranormal yang merasa telah melihat jin dalam bentukbentuk menyeramkan atau
dalam bentuk hewan, justru hakikinya paranormal tersebut adalah berada dibawah
kendali sihir setan tersebut untuk dapat dilihat sesuai kehendaknya. Oleh sebab
itu kebanyakan agama sangat menentang membenarkan ucapan-ucapan paranormal,
karena mayoritas dari mereka adalah justru dibawah kendali syetan yang
seolah-olah memiliki kekuatan gaib dan luar biasa. Maka dengan jebakan
“keajaiban” itulah banyak manusia kini yang sudah terjebak dalam perangkap
Syetan dan menuruti apa perintah syetan melalui paranormal. Akhir kata, semoga
ebook ini bermamfaat, dan tetaplah berpegang teguh dengan perintah Tuhan, dan
janganlah remehkan perintahNYA yang terkadang menurut akal kita spele. Jika
kita meninggalkan Tuhan, maka syetan akan selalu lebih kuat dari kita.